Konsep Media Pembelajaran
Pembelajaran mengandung dua kegiatan dan melibatkan dua pihak, yaitu belajar dan membelajarkan. Belajar adalah proses perubahan perilaku seagai akibat dari interaksi dengan lingkungan untuk mencapai tujuan. siswa adalah pihak yang menjadi fokus sebagai pelaku belajar, sedangkan guru adalah pihak yang menjadi fokus untuk mencapai situasi hiingga terjadinya proses belajar pada diri siswa.
Media pembelajaran berfungsi sebagai penghubung antara dua pihak yakni sumber pesan dan penerima pesan,
sehingga media pembelajaran dapat diartikan sesuatu yang mengantarkan pesan
pembelajaran antara pemberi pesan dan penerima pesan. Dapat diakatakan bahwa
media pembelajaran adalah setiap orang, bahan, alat, atau peristiwa yang
memungkinkan pebelajar menerima pengetahuan, keterampilan, dan sikap, dengan
kata lain bahwa guru/dosen, buku ajar, lingkungan adalah media pembelajaran.
Setiap media merupakan saran untuk mencapai tujuan.
Banyak tersedia media
pembelajaran yang bisa dimanfaatkan, maka dari itu guru harus mampu memilih dan
mengunakan media sesuai dengan kebutuhan. Media yang dipilih guru hendaknya
media yang efektif. Media pengajaran yang efektif menurut Hamalik mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut.
- Relevan. Artinya, media itu sesuai dengan hakikat dan materi dan tujuan yang hendak dicapai.
- Sederhana. Artinya, media itu bukanlah sesuatu peralatan yang ruwet, tetapi peralatan yang mudah digunakan.
- Esensial. Artinya, media itu memang menjadi suatu yang perlu untuk membantu kelancaran proses belajar mengajar.
- Menarik dan menantang. Artinya, media itu mampu memberikan variasi, penyegaran, daya tarik, dan dapat menghilangkan kebosanan.
Fungsi Media Pembelajaran
Levie dan Lentz (1982) yang dikutip oleh Arsyad, mengemukakan
empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu fungsi atensi,
fungsi afektif, fungsi kognitif, dan fungsi kompensatoris. Fungsi atensi adalah
fungsi media menarik, mengarahkan perhatian agar siswa konsentrasi. Fungsi
afektif adalah media menggugah emosi dan sikap sehingga sikap siswa seakan-akan
ikut merasakan dan terlibat di dalamnya. Fungsi kognitif adalah fungsi media
memperlancar memahami dan mengingat pesan sehingga mudah mencapai tujuan.
Fungsi kompensatoris adalah fungsi media mengakomodasi siswa yang lemah dan
lambat menerima dan memahami materi yang disajikan secara verbal. Dengan kata
lain, pembelajaran yang disajikan dengan teks atau verbal jika diikuti dengan
visualisasi bahan pembelajaran dapat membantu siswa mudah mengingat.
Sumber:
https://zhensafandi.wordpress.com/2012/09/25/konsep-konsep-dasar-media-pembelajaran/&hl=en Jemarimahasiswa.blogspot.co.id
www.asikbelajar.com
Komentar
Posting Komentar